Hei, Versers!

Siap-siap deh, karena ini bukan cerita biasa. Ini tentang perjalanan karir yang gak main-main, dari seorang insinyur yang nggak cuma jago hitung-hitungan, tapi juga jadi sosok penting dalam dunia ekonomi Indonesia.

Awal yang Tak Terduga

Ceritanya dimulai pada 7 Juli 1964 di Bogor. Purbaya Yudhi Sadewa, yang lahir di kota hujan ini, memilih jurusan Teknik Elektro di ITB. Ya, Versers, dia dulu anak teknik, bukan jurusan ekonomi atau manajemen yang biasa kita kenal.
Tapi tunggu dulu, kisahnya gak berhenti di situ. Setelah lulus, dia melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat, tepatnya di Purdue University, dan meraih gelar MSc serta PhD di bidang ekonomi. Jadi, bayangkan deh, insinyur yang akhirnya jadi ekonom. Kombinasi yang cukup unik, kan?

Awal Masuk Dunia Profesional

Setelah kembali dari luar negeri, Purbaya langsung terjun ke dunia profesional. Mulai dari jadi field engineer di Schlumberger Overseas SA dari 1989 hingga 1994. Tapi, Versers, itu baru pemanasan. Dia kemudian pindah ke dunia keuangan dan bergabung dengan Danareksa Research Institute sebagai Senior Economist, dan akhirnya jadi Chief Economist.
Jadi, bayangkan deh: seorang yang paham banget soal teknik dan punya otak ekonomi. Gimana gak tajam, kan?

Langkah ke Pemerintahan

Tahun 2015, Purbaya mulai terjun ke dunia pemerintahan. Ia dilantik jadi Deputi III di Kantor Staf Presiden. Lalu, di 2016–2020, ia duduk di posisi penting di Kemenko Maritim dan Investasi, mengurus koordinasi kedaulatan maritim dan energi.
Tapi, yang bikin geleng-geleng kepala adalah ketika pada 3 September 2020, dia dipilih jadi Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Purbaya ditugaskan untuk menjaga sistem perbankan Indonesia agar tetap stabil.

Puncaknya: Menteri Keuangan RI

Tunggu, belum selesai! Pada 8 September 2025, Purbaya akhirnya dilantik jadi Menteri Keuangan Republik Indonesia, menggantikan Sri Mulyani Indrawati yang super berpengaruh. Purbaya diangkat langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Ya, Versers, pasti banyak yang melotot karena ekspektasi tinggi banget, apalagi Sri Mulyani adalah sosok legendaris dalam dunia ekonomi Indonesia.

Gaya Kerja yang Dilirik

Purbaya dikenal sebagai sosok yang punya visi untuk pertumbuhan cepat. Dia bilang, target 8% pertumbuhan ekonomi itu “not impossible”. Nah, sebagai Menkeu baru, dia langsung menggulirkan kebijakan dengan menempatkan dana besar ke bank negara buat dorong kredit riil. Dengan latar belakang teknik dan ekonomi, dia bisa melihat angka dan sistem dengan cara yang berbeda, Versers!

Tantangan dan Catatan Untuk Versers

Tapi tentu saja, perjalanan Purbaya nggak mulus. Gaya kerjanya yang blak-blakan dan kadang dianggap “koboi” sempat jadi sorotan media. Tantangannya? Menjaga kredibilitas fiskal, membangun kepercayaan investor, dan menghadapai ketidakpastian ekonomi global.

Buat Versers, terutama yang milenial dan Gen Z, ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari perjalanan karir Purbaya. Pertama, gak ada yang namanya jalur karir yang pasti. Insinyur bisa jadi ekonom, dan ekonom bisa jadi pembuat kebijakan. Kedua, kombinasi skill teknikal dan ekonomi bisa bikin kita punya keunggulan kompetitif. Yang terakhir, perubahan besar dalam karir bisa datang kapan saja, jadi fleksibilitas dan kesiapan adalah kunci.

Nah, itulah kisah perjalanan karir Purbaya Yudhi Sadewa. Dari insinyur ITB, ekonom di Amerika, profesional keuangan, hingga jadi Menteri Keuangan RI. Dia membawa latar belakang yang unik dan tantangan besar ke meja bendahara negara. Sekarang, kita tunggu aja, gimana ekonomi Indonesia akan berkembang dengan tangan dinginnya. (*)

- A word from our sposor -

spot_img

Purbaya Yudhi Sadewa: Dari Insinyur ke Menteri Keuangan, Perjalanan Karir yang Bikin Melotot!