Hei, Versers!

Pernah denger kopi yang terbuat dari buah pohon nipah? Yup, ini bukan kopi biasa! Kopi Nipah yang berasal dari pesisir Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, siap memanjakan lidahmu dengan cita rasa yang unik dan nggak ada duanya.

Awalnya mungkin nggak banyak yang tahu, tapi kini Kopi Nipah sudah jadi primadona baru, apalagi buat kamu yang sering khawatir soal asam lambung. Kopi yang terbuat dari buah pohon nipah yang tumbuh di sepanjang pantai ini punya keistimewaan tersendiri. Gimana nggak, selain rasa yang enak, kopi ini juga ramah banget buat lambung.

Dari Keisengan Jadi Sumber Penghasilan

Di balik lahirnya kopi ini, ada seorang pria kreatif bernama Bashori, warga Desa Sebuntal. Berawal dari keisengan, Bashori yang sehari-hari memanen buah nipah dari gerobak dorong ini akhirnya berhasil mengubah buah nipah yang tadinya dianggap biasa saja menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

“Awalnya cuma iseng aja, eh malah jadi sumber penghasilan tambahan untuk keluarga,” cerita Bashori dengan senyum sumringah. Bersama sang istri, mereka mengolah buah nipah di rumah hingga menghasilkan kopi nipah yang harum menggoda.

Proses pembuatannya ternyata nggak simpel, loh, Versers! Buah nipah yang keras harus dipukul pakai palu dulu, lalu bijinya dipisah dan dipotong dengan alat sederhana. Setelah itu, mereka mengeringkan biji nipah untuk mengurangi kadar air dan meningkatkan aroma alami dari buah nipah.

Proses Pembuatan yang Penuh Cinta dan Kesabaran

Setelah kering, biji-biji nipah itu disangrai selama empat jam, hingga warnanya kecokelatan dan aromanya makin keluar. Baru deh, biji-biji nipah tersebut digiling jadi bubuk kopi siap seduh. Hasilnya? Kopi dengan rasa yang unik, sedikit manis, aromanya rempah-rempah, dan pastinya nggak bikin asam lambung naik!

“Kopi nipah ini unik banget, padahal nggak dicampur rempah-rempah. Ini murni dari buah nipah, lho,” ujar Bashori.

Kopi jenis ini kini nggak cuma jadi kesukaan warga lokal, tapi juga mulai dikenal di luar daerah. Bashori bahkan sudah bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMD) Sebuntal untuk memperluas pasarannya.

Penikmat Kopi: Rasa Khas yang Nggak Ada Duanya

Salah satu penikmat setia kopi nipah, Hepi Syahrizal Hasyim, mengaku merasa aman menikmati kopi ini meskipun ia punya masalah asam lambung. “Rasanya khas, ada aroma nipah yang lembut dan nggak asam. Nikmat sekali,” kata Hepi.

Jadi, Versers, kalau kalian cari kopi yang nggak cuma enak, tapi juga aman buat lambung, coba deh Kopi Nipah. Rasanya yang khas, dengan sentuhan rempah alami dari nipah, bikin setiap tegukan jadi pengalaman rasa yang berbeda dari kopi lainnya.

Kopi Nipah, Dari Alam Untuk Kesejahteraan Bersama

Kopi nipah kini jadi kebanggaan baru warga pesisir Kutai Kartanegara. Ini membuktikan bahwa kekayaan alam lokal, kalau dikelola dengan baik dan penuh kreativitas, bisa menghasilkan inovasi yang bernilai tinggi. Dari alam, oleh warga, untuk kesejahteraan bersama. (*)

- A word from our sposor -

spot_img

Kopi Nipah, Sensasi Rasa Baru dari Pesisir Marang Kayu!